Talud Pantai Merpati Habiskan Rp6 M, Kualitasnya Tak Sebanding

Diurnal.id, Bulukumba–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba Fraksi PAN, Andi Zulkarnain Pangki menilai proyek jalan laston di pantai merpati dengan anggaran DID Rp 6 Milyar tak masuk akal.

Menurutnya hal itu tak sebanding dengan laston jalan Nasional ruas Ela-ela-Tabbutu kurang lebih 2 Kilometer dranaise, kedalaman 1 Meter lengkap plasteran, cor beton dengan anggaran yang sama.

Sementara pekerjaan laston Pantai Merpati hanya menggunakan LP B. Hal itu tentu mengurangi kualitas bangunan yang yang baru saja selesai akhir Desember 2019.

Seharusnya kata dia kepadatan pinggir pantai perlu mengunakan timbunan campur batu, LP B, LP A serta lapisan aspal agar lebih sempurna, mengingat laston tersebut bersentuhan langsung dengan kerasnya hantaman ombak.

Kritik ketua PAN Bulukumba itu tak lepas dari masalah Talud penahan ombak yang pernah jebol sepanjang 70 meter akibat hempasan ombak di pantai Merpati pada Rabu (15/1/2020).

Ia mempertanyakan analisa yang dipergunakan dalam RAB mengenai laston di Pantai Merpati itu “Dengan lapisan aspal 8 cm, itupun dikerup lalu ditimbun kembali,” katanya, Senin (27/01/2020).

Untuk itu, AZP panggilan Andi Zulkarnain Pangki menyarankan agar pihak terkait melakukan perbaikan demi menyempurnakan talud yang ada di Pantai merpati tersebut.

“Saya kira apa salahnya memperbaiki demi hasil yang lebih baik sesuai dengan kontrak. Beda itu disengaja untuk berbuat yang salah dan tidak punya niat untuk berbuat kesalahan,” sambungnya.

Dalam sebuah pekerjaan suatu bangunan, dibutuhkan 3 kontraktor dengan bidang yang berbeda, diantaranya kontraktor perencana, pengawas dan kontraktor pekerjaan fisik.

Menurut AZP untuk memaksimalkan hasil pembangunan dan tidak terjadi kerusakan yang sama dikemudian hari, dibutuhkan koordinasi yang baik bagi ketiganya.

“Ini saran agar tidak berimplikasi hukum dikemudian, sebaiknya diselesaikan dan berkoodinasi dengan perencana dan pengawas,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here