Rusia Longgarkan Lockdown, Sejumlah Larangan Dicabut

Presiden Rusia, Vladimir Putin | Foto: REUTERS/Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin

Diurnal.id – Rusia mulai melonggarkan penerapan lockdown pada Selasa (12/5) waktu setempat. Presiden Vladimir Putin, mencabut periode larangan tidak boleh bekerja bagi pekerja di luar sektor usaha mulai hari ini.

Pekerja yang diperbolehkan beraktivitas lagi kata Putin, dimulai dari sektor konstruksi, pertanian, hingga energi.

Sebelumnya, dalam penerapan lockdown, pekerja di Rusia yang tidak bekerja di sektor usaha krusial harus tinggal di rumah dan masih menerima gaji.

Langkah itu malah menyulitkan pemilik bisnis yang tetap membayar gaji pegawainya walau tak bekerja. Akhirnya, larangan tersebut dicabut pada Selasa 12 Mei.

“Periode nasional hari-hari tidak bekerja akan berakhir untuk semua sektor ekonomi, dimulai 12 Mei,” jelas Putin, dilansir AFP, Selasa (12/5/2020).

Pihaknya kata Putin, telah memanfaatkan masa lockdown untuk mempersiapkan sistem kesehatan, meningkatkan jumlah tempat tidur di rumah sakit, serta menyelamatkan ribuan nyawa.

Sehingga hal tersebutlah yang membuat Putin berani untuk mulai melonggarkan kebijakan lockdown secara bertahap sekaligus menyelamatkan ekonomi.

“Kita semua berkepentingan agar ekonomi kembali normal dengan cepat,” ucap Putin.

“Epidemi dan pembatasan telah berdampak besar pada ekonomi dan melukai jutaan warga negara kami,” imbuh dia.

Meski penerapan lockdown mulai dilonggarkan, Putin menegaskan bahwa acara dengan jumlah massa yang besar masih ditangguhkan.

Sementara, sejauh ini terdapat 220.000 kasus positif Corona di Rusia dengan peningkatan lebih dari 10.000 kasus setiap hari. Kini Rusia berada di peringkat keempat secara global dari total infeksi setelah Amerika Serikat, Spanyol, dan Inggris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here