Kades Bontobulaeng Bulukumba Terbukti Melanggar, Divonis Sebulan Hingga Denda Rp1 Juta

BULUKUMBA–Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu) berhasil membuktikan Kepala Desa (Kades) Bontobulaeng Bulukumba, Rais Abdul Salam melakukan pelanggaran pemilu.

Rais Abdul Salam menerima vonis hukuman satu bulan saat menjalani sidang di Ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Bulukumba pada Kamis (19/11/2020) kemarin.

Aplus, sapaan Rais Abdul Salam divonis bersalah oleh majelis hakim dalam kasus tersebut, Akibatnya, selain mendapat hukuman satu bulan percobaan, ia juga didenda sebesar Rp1 juta.

Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Kasmah, yang juga tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), membenarkan hal tersebut.

“Iya sudah ada putusan. Divonis bersalah,” kata Kasmah singkat saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (20/11/2020).

Sekadar diketahui, Aplus dilaporkan oleh Forum Demokrasi Rakyat (Forderak) lantaran diduga tak netral di Pilkada Bulukumba.

Pasalnya, ia berfoto bersama dengan Calon Bupati Bulukumba nomor urut 3 (Tiga) Tomy Satria Yulianto.

Dalam foto tersebut, Aplus nampak memeragakan simbol cinta yang juga menjadi simbol pasangan bertagline ‘Kacamatayya’ itu.

Aplus kemudian ditetapkan sebagai tersangka, setelah menjalani pemeriksaan dari pihak Gakkumdu di Polres Bulukumba, Senin (19/10/2020) lalu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here